Solidaritas Kebersamaan






Tuesday, August 23, 2005
i miss you...bapak

berlangkah-langkah telah berlalu dari mu
namun setiap nasehat dan wejangan mu
masih berbekas di benak ku

satu persatu kerinduan melanda jiwa
satu persatu belaian mu
satu persatu senyuman mu
menyesakkan dada

rasa yang berbelah antara rindu dan rela
menjadikan mu seperti tertelan debu
namun harum mu membekas di setiap
relung jiwa dan hidup ku

bapak...eyang kakung ku
setiap pagi menjelang ku berharap
senyum mu membangunkan ku

i miss you

Posted at 02:06 pm by acha
Make a comment  

Saturday, August 13, 2005
fenomena abadi negara kita

sewaktu di bis umum, ada seorang anak laki-laki berpakaian lusuh, bersandal jepit,  membagikan sehelai amplop kecil lusuh kepada setiap penumpang bis. di amplop tertulis tulisan "Assalamualaikum wr wb, kepada bapak/ibu yth diharap bantuan untuk biaya sekolah. tertanda anak yatim"...kemudian anak laki-laki tersebut mulai memainkan alat musik gitarnya dan menyanyikan lagu sekenanya. setelah selesai bernyanyi dia kembali meminta amplop-amplop tersebut dari para penumpang...kesan pertama dari aku sebagai salah satu penumpang bis umum itu adalah bahwa aku sangat kaget. baru pertama kali ini aku liat pengamen punya ide seperti itu. kesan kedua adalah hatiku langsung miris,  kerongkonganku tercekat menahan ibaku pada anak itu.
Ya Tuhan, dari jaman Orde Lama sampe jaman Modern seperti sekarang, dari masa kepemimpinan Soekarno sampe SBY sekarang, fenomena ini masih selalu ada...sampai kapan???

Posted at 08:09 pm by acha
Make a comment  

Friday, August 12, 2005
ONE VOICE ONE GOAL MAKE POVERTY HISTORY


Posted at 03:15 pm by acha
Make a comment  

jasa dari sebuah informasi

pagi tadi aku nonton berita di salah satu stasiun tv swasta. berita kriminal, dimana seorang supir angkot nekat mencuri mobil seorang tentara di komplek tentara. namun disini aku gak bakal njelasin soal tentara ataupun sosok kriminilnya. bahwa informasi yang berkembang bisa memperbaiki bahkan menyelamatkan mobil yang dicuri tadi. setelah mendapati mobilnya dicuri, si korban langsung menyebarkan informasi kecurian lewat sebuah radio swasta setempat, dan langsung disiarkan online. dari siaran radio tersebut, aparat polisi yang bertugas di jalan, langsung serentak melakukan razia mobil...dan kurang dari 2 jam, mobil tadi bisa diketemukan, dan si pencuri pun masuk bui...semoga saja ini semua bukan karena si korban adalah seorang tentara, namun karena jasa informasi yang memang benar-benar dibutuhkan dalam setiap aspek kehidupan...dan jangan lupa juga karena jasa kecekatan aparat kepolisian...

Posted at 03:10 pm by acha
Make a comment  

ngantuk day....

hiiii.....hari ini jam 13.38 wib, bumi lagi panas-panasnya...terik-teriknya...jumat lagi....waduh, lengkap deh ngantuk day!!! seharian kerjaannya nguap aja, gak pernah gak. gak ada kerjaan lagi dikantor, pengennya pulang aja, ngendong dirumah, tidur meringkung dibalik selimut tebal biru mudaku...yummy...kalo gak inget sama diri sendiri, udah bolos deh hari ini, saatnya meliburkan diri...hehehhe...tapi coz bertanggung jawab terhadap diri, masa depan, dan kantor, keterpaksaan membuat berangkat juga....sure, sure, sure....tampang udah jutek gini, gak ada menarik-menariknya deh...

Posted at 02:40 pm by acha
Make a comment  

Thursday, August 11, 2005
lihat ke sekeliling kita...

dunia bukan bagaikan milik kita berdua.

semua orang yang ada di permukaan bumi adalah pemilik bumi tua ini.

coba jangan terlalu tinggi mengangkat kepala,

menolehlah kekanan, kekiri, kebawah, dan kebelakangmu.

cobalah melihat sekelilingmu...

anak-anak kecil yang tidak bisa menikmati masa kecilnya dengan sekolah yang memadai...

ibu-ibu yang harus bekerja keras

berjualan di pasar dari dini hingga malam...

kakek-nenek yang terpaksa menjalani

sisa hidupnya di panti jompo...

pelacur-pelacur yang terus dicaci-maki karena keterpaksaannya...

remaja-remaja yang keluar masuk panti rehabilitasi

ketergantungan obat terlarang...

orang tua yang masih beranggapan uang adalah segalanya...

semua itu adalah semua orang dengan semua kehidupannya

satu, dua, tiga...seterusnya tak terhingga

bumi akan menanggung setiap berat hidup manusia

dan menua

cobalah lihat sekeliling kita...

Posted at 04:55 pm by acha
Make a comment  

Potret Pelajar Indonesia



Aman Muhammad Soleh (14), siswa kelas VI SDN Karangasih 04, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Bocah asal Kampung Cabang, Desa Karangasih, Cikarang Utara itu nekat mengakhiri hidupnya di usia muda dengan menggantung diri dan juga minum racun tikus pada awal Juni 2004. Saat ditanya alasannya, Aman yang setelah dirawat beberapa lama di rumah sakit dapat sehat kembali seperti sediakala, mengaku malu. Pasalnya, orangtuanya tak bisa menyediakan uang sebesar Rp 150.000 untuk membayar ujian akhir, biaya perpisahan, dan menebus ijazah.


Masih seputar usaha bunuh diri remaja belasan tahun, Linda Utami (15), siswi kelas II SLTPN 12 Jakarta, juga ditemukan tewas gantung diri di kamar tidur rumahnya di Jalan Nipah, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Ia diduga mengakhiri hidupnya karena depresi. Pasalnya, ia sering diejek temannya gara-gara pernah tidak naik kelas.


Eko Haryanto (15), siswa SD Kepunduan 1 Kramat, Kabupaten Tegal yang menggantung diri. Ia malu karena menunggak SPP selama 10 bulan. Beruntung, jiwanya tertolong dan kini dirawat di rumah sakit. Sebulan kemudian, Jarwanto (16) siswa kelas 3 SMP PGRI 7 Jatiroto Kabupaten Wonogiri juga memilih mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Diduga motifnya karena ia telah menghabiskan uang SPP.


Terpaut dua hari setelah kasus Jarwanto atau Sabtu (14/5), Renaldi Sembiring, murid TK di Kelurahan Tempelan, Kecamatan Kota Blora, Kabupaten Blora, juga nekat gantung diri. Bocah berusia lima tahun sembilan bulan itu sebelumnya dimarahi oleh orangtuanya karena tak mau mandi untuk pergi ke sekolah. Kesimpulan bahwa korban bunuh diri disampaikan Kapolres Blora AKBP Zainal Arifin Paliwang berdasarkan hasil visum. Sebelum ditemukan tewas, korban sempat dimarahi orang tuanya. "Malam harinya juga korban sempat tak diizinkan ikut salah seorang kakaknya untuk pergi ke acara ulang tahun temannya," ujar Zainal.


Gara -gara tidak mampu membayar SPP, Miftahul Jannah nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Selepas magrib, bocah 13 tahun yang tinggal di Kelurahan Karang Semande, Kecamatan Karang Malang, Balong Panggang, Gresik, itu menggantungkan setagen sepanjang 395 cm warna putih di lehernya. Mengapa Mita bunuh diri? Atun, adik Sami, mengatakan, korban stres dan bingung karena tidak punya uang biaya tur yang akan diadakan sekolahnya. "Kalau tidak bisa bayar, katanya tidak boleh ikut rekreasi dan ambil ijazah," tuturnya. Ini diketahui dari surat terakhir yang akan dikirim korban ke orang tuanya di Bali. Surat tersebut ditemukan di tumpukan lemari pakaian korban.


Namanya Heryanto, dipanggil Yanto, umur 13 tahun. GATRA edisi 29 Agustus mengangkat berita ini pada rubrik kesehatan. Ceritanya, Yanto melakukan aksi gantung diri, dengan seutas kabel yang dililitkan di lehernya. Yanto memang bisa diselamatkan dan dirawat di RS Hasan Sadikin Bandung. Namun, gara-gara belitan kabel selama sekitar 10 menit, sel-sel otaknya mengalami kerusakan. Dokter memperkirakan, jika kembali sadar, kemungkinan Yanto bisa mengalami kerusakan ingatan, bisu, atau lumpuh. Tragisnya, Yanto berusaha bunuh diri hanya gara-gara uang Rp 2500 (dua ribu lima ratus rupiah). Ia malu kepada guru dan teman-temannya, karena tidak dapat membayar iuran kegiatan ekstra kurikuler di sekolahnya. Orang tuanya yang miskin tidak dapat memenuhi kebutuhan uang Rp 2500 itu.


masih banyak lagi potret yang lain, namun coba kita lihat yang satu ini...


Ambillah contoh di bidang pendidikan? Seriuskah para pemimpin kita ingin memajukan pendidikan nasional? Untuk menjawabnya, lihatlah apa yang dilakukan, jangan hanya melihat apa yang diucapkan, atau apa yang tertulis di atas kertas. Ketika UU No 20 tahun 2003 ini disahkan dan disosialisasikan, terpikirkah oleh para aktivis dan tokoh-tokoh Islam yang mendukung RUU Sisdiknas ketika itu, bagaimana cara pemerintah memenuhi alokasi anggaran pendidikan sebesar 20 persen? Ketika bangsa ini masih dalam situasi kemerdekaan, terpetik berita, bahwa Pemda DKI akan merenovasi “Patung Arjuna Wijaya” yang menelan dana Rp 4 Miliar.


Patung ini terletak di Bundaran Air Mancur dekat Bank Indonesia. Rincian biaya renovasi patung itu adalah Rp 1,5 miliar untuk pemugaran patung, Rp 1,3 miliar untuk perbaikan, penambahan lampu, dan air mancur, serta Rp 1,2 miliar untuk biaya perawatan selama sepuluh tahun.


Beberapa hari sebelumnya, patung Sudirman diresmikan. Kita ingat, tahun sebelumnya, biaya untuk perbaikan air mancur Bunderan HI mencapai Rp 14 milyar. Bayangkan, jika di seluruh Indonesia ada 1000 patung saja, dengan rata-rata biaya pembangunan dan perawatannya adalah Rp 2 milyar, maka ada alokasi dana Rp 2 trilyun milyar untuk proyek perpatungan ini.


Padahal, kemungkinan besar bisa lebih. Karena kita sudah dan sedang membangun banyak sekali patung-patung yang sangat mahal, seperti Patung Kristus Raja di Dili, Patung Garuda Wisnu Kencana, dan sebagainya.


Jika uang Rp 2 trilyun itu diberikan kepada 1.000.000 siswa yang bernasib seperti Yanto, maka masing-masing akan mendapat jatah beasiswa Rp 2 juta. Tentu ini akan sangat menolong mereka untuk menyelesaikan sekolah mereka. Penting manakah membuat dan memelihara patung-patung dengan menyelamatkan pendidikan jutaan siswa sekolah dasar? Mengapa orang tidak kapok membangun patung, meskipun patung Stalin, Saddam, Cusesco, dan lain-lain ditumbangkan?


bagaimana? apa yang ada di pemikiran anda?... masukkan comment anda disini. terima kasih

Posted at 04:47 pm by acha
Make a comment  

sejentik kasih untuk anak terkasih



kasih orang tua adalah kasih yang paling tulus

seorang ibu dan bapak

berprofesi sebagai pemulung di kawasan Jakarta Timur

berkorban untuk hanya makan sehari sekali

agar anaknya dapat sekolah...

seorang bapak di kawasan Jakarta Barat

berprofesi sebagai pengamen

bersedia berkorban untuk bekerja 24 jam

agar anaknya dapat membayar uang sekolah...

seorang ibu berprofesi sebagai tukang pijat

mengumpulkan setiap sen uang yang diperolehnya

dari memijit punggung orang

hanya agar anaknya dapat membeli buku tulis dan pensil untuk belajar...

Posted at 04:38 pm by acha
Make a comment  

Tuesday, August 09, 2005
foto anak-anak masa kini


Posted at 02:13 pm by acha
Make a comment  

welcome to my own land of nowhere


hai friends....horeee this is my second blog!!! dan gue manage sendiri, gak pake bantuan orang lain, walau agak gak karuan sih, apa-apa maunya dimasukin ke blog...hehhehe...well, this is it...kayak menghuni rumah baru nih, jadi pengen ngedekor ulang mulu nih...hihihi...ok deh, soon blog ini bakal terisi penuh, coz gue masih semangat-semangatnya nih...hehehhe..ok deh friends, c u on de next post...bye bye chayo!!!

Posted at 12:21 pm by acha
Make a comment  





   

<< August 2005 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31


If you want to be updated on this weblog Enter your email here:




rss feed